Sabtu, 13 Oktober 2018

SISTEM EKONOMI


Setiap individu di masyarakat memiliki masalah ekonomi. begitupun setiap negara akan menghadapi masalah ekonomi sesuai dengan situasi dan kondisi negara tersebut. untuk mengatasi masalah ekonomi yang dihadapi maka dicari jalan keluar dengan pengaturan sistem ekonomi sesuai karakteristik bangsa tersebut.


  1. Pengertian Sistem Ekonomi
    • Sistem perekonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi di negara tersebut. Perbedaan mendasar antara sebuah sistem ekonomi dengansistem ekonomi lainnya adalah bagaimana carasistem itu mengatur faktor produksinya
  2. Fungsi sistem ekonomi
    • Fungsi sistem ekonomi secara umum adalah:
      • Sebagai penyedia dorongan untuk berproduksi.
      • Berfungsi dalam mengoordinasi kegiatan individu dalam suatu perekonomian.
      • Sebagai pengatur dalam pembagian hasil produksi di seluruh anggota masyarakat agar dapat terlaksana seperti yang diharapkan
      • Menciptakan mekanisme tertentu agar distribusi barang dan jasa berjalan dengan baik. 
  3. Macam-macam Sistem Ekonomi
1)       Sistem Ekonomi Tradisional
      • Suatu sistem dalam organisasi kehidupan ekonomi berdasarkan kebiasaan, tradisi masyarakat secara turun-temurun yang mengandalkan faktor produksi apa adanya. Kelebihan dari sistem ekonomi tradisional adalah adanya semangat kekeluargaan dan kejujuran dari setiap individu dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.
      • Ciri-ciri sistem ekonomi tradisional
      • ü  Masyarakatnya sangat bergantung pada sektor pertanian/agraris
        ü  Belum adanya pembagian kerja yang jelas.
        ü  Teknologi produksi masih sangat sederhana.
        ü  Mempunyai ikatan yang bersifat kekeluargaan, sehingga bersifat kurang dinamis.
        ü  Kondisi masyarakatnya masih tradisional, statis, dan miskin
        ü  Jenis produksi yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan yang ada
        ·         Kelebihan sistem ekonomi tradisional
        ü  Menimbulkan rasa kegotongroyongan dan kekeluargaan tiap-tiap individu dalam memenuhi kebutuhannya.
        ü Pertukaran dengan sistem barter dilandasi rasa kejujuran dibandingkan mencari keuntungan.
        ü  Produksi tidak terlalu berorientasi pada laba
        ·         Kekurangan sistem ekonomi tradisional
        ü  Masyarakat masih menggunakan pola pikir statis
        ü  Hasil produksi yang dhasilkan terbatas, hal ini karena daam sistem tradisional hanya menggantungkan faktor alam dan tenaga kerja apa adanya.
        ü  Kesulitan dalam mempertemukan kedua belah pihak yang saling membutuhkan
        ü  Mengalami kesulitan dalam menetapkan ukuran dari barang yang dipertukarkan
        ü  Hasil barang yang diproduksi sering tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan
2)       Sistem Ekonomi Terpusat (Sosialis)
      • Sistem ekonomi terpusat adalah sistem ekonomi di mana pemerintah memiliki kekuasaan yang dominan pada pengaturan kegiatan ekonomi. Penguasaan dilakukan melalui pembatasan-pembatasan terhadap kegiatan ekonomi yang dikerjakan oleh anggota masyarakat. Negara yang menganut sistem ekonomi terpusat antara lain: Rusia, RRC, dan negara-negara Eropa Timur (bekas negara Uni Soviet)
3)       Sistem Ekonomi Liberal (Kapitalis)
      • Sistem ekonomi berdasarkan kebebasan seluas-luasnya bagi seluruh masyarakat dalam kegiatan perekonomian tanpa adanya campur tangan daripada pemerintah. Landasan dari sistem perekonomian ini  bertujuan secara umum untuk mencari keuntungan pribadi tanpa adanya pihak lain yang perlu dipertimbangkan.
4)       Sistem Ekonomi Campuran
      • Sistem ekonomi campuran adalah suatu sistem ekonomi yang di satu sisi pemerintah memberikan kebebasan kepada masyarakat untuk berusaha melakukan kegiatan ekonomi, akan tetapi di sisi lain pemerintah memiliki campur tangan dalam perekonomian dengan tujuan menghindari penguasaan secara penuh dari segolongan masyarakat pada sumber daya ekonomi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar